JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

 

 

 

Tobelo - Desa Wari, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara yang  terletak diujung Pulau Halmahera membuktikan diri sebagai sentra produksi Jagung Provinsi Maluku Utara.

Kamis (11/1) siang ini di lahan Kelompok Tani Sukamaju seluas 17 ha  yang dibina Kodim 1508/Tobelo dilaksanakan Panen Raya Jagung, bagian dari program penanaman 14.500 hektar Halut.  Hadir saat panen Kadis Pertanian Provinsi Maluku Utara, Dandim 1508/Tobelo, Danramil 1508-01/Tobelo, Kadis Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, BPTP Malut dan Kelompok Petani serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Petani sangat puas atas hasil panen yang dicapai kali ini, karena jagung hibrida yang ditanam produktivitasnya mencapai 6,5 t/ha, lebih tinggi dibanding biasanya 4 t/ha.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Valentino Leiwakabessy menyampaikan jangan takut untuk tanam jagung kembali karena pemerintah daerah menjamin hasil panen jagung dari petani.  Pemda telah membangun kerjasama dengan dua perusahan yakni Gabungan Pengusaha Pakan Ternak dan PT. Segar Indonesia, sehingga hasil panen akan dibeli dengan harga standar pemerintah. Ucapan terima kasih juga disampaikan atas kerjasamanya kepada pihak Kodim 1508/Tobelo yang telah membantu mengolah tanaman jagung sehingga saat ini kita bisa melakukan kegiatan panen raya jagung.

Kabupaten Halmahera Utara ini masih banyak lahan yang kosong dan subur, sehingga tahun 2018 Kabupaten Halmahera Utara ditargetkan seluas 25.000 hektar. Kadis Pertanian Provinsi Maluku Utara, Idham Umasangadji, menegaskan untuk mendukung kegiatan penanaman jagung, Pemerintah Provinsi telah menyiapkan benih dan Alsintannya untuk mempermudah para petani dalam melakukan budidaya. Jadi, para penyuluh tidak perlu takut dan harus siap, karena kegiatan ini dilaksanakan bukan untuk kesejateraan aparat tetapi untuk kesejahteraan seluruh petani di tiap wilayah Maluku Utara, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1508 Tobelo, Letkol Arh Herwin Budi Saputra menambahkan kegiatan TNI saat ini bukan hanya melakukan latihan pertahanan dan keamanan, namun juga bersama tim UPSUS ikut mengawal ketahanan ekonomi dan pangan nasional. "pungkasnya.