JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bahaya bahan kimia terhadap keamanan pangan dan isu lingkungan menjadi sebuah high concern masyarakat modern. Hal ini menyebabkan gelombang pergeseran konsumsi pangan dari produksi non-organik ke pangan organik di era millenial. Tahun 2016, lembaga Pew Research Center USA merilis data 89% konsumen USA beralih ke pangan organik dengan 54% konsumen memilih alasan kesehatan. Mindset konsumsi pangan organik di USA sudah menular ke masyarakat modern di negara lain termasuk negara berkembang seperti Indonesia. Dengan demikian, ini merupakan peluang besar dalam berbisnis berbasis pertanian organik dimana didalamnya ada usaha produksi pupuk, pestisida dan pangan organik. "papar peneliti BPTP Malut (Slamet Hartanto., S.Pt., M.Sc.) sebagai narasumber dalam sosialisasi kegiatan Pokja Tim Penggerak PKK Prov Maluku Utara.

Pupuk organik memiliki peran krusial dalam pertanian organik modern karena selain meningkatkan kualitas pangan tetapi juga menjaga keseimbangan alam khususnya unsur hara dan organisme tanah. Hal lain juga, pengolahan pupuk organik juga bisa mengurangi limbah khususnya limbah organik rumah tangga dan peluang peningkatan pendapatan rumah tangga. "tambahnya.

Pada kegiatan ini, selain pemaparan peran pupuk organik, juga disampaikan cara pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) sebagai aktivator untuk pembuatan kompos , pemberian starter produk Badan Litbang Pertanian (M-Dec)dan tahapan pembuatan kompos serta ciri kompos bermutu baik.

Acara sosialisasi kegiatan Pokja Tim Penggerak PKK dilaksanakan di Hotel Batik, Kota Ternate (01/10/2018). Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK prov Maluku, Tim Penggerak PKK kota Ternate dari 15 kelurahan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Kepolisian Daerah Prov Maluku Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan BPTP Maluku Utara