JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

 

Kao Barat - Dengan luas lahan baku sawah mencapai 1.524 ha, Kecamatan Kao Barat Halmahera Utara merupakan sentra beras di Maluku Utara. Hasil panen selain untuk kebutuhan lokal juga dipasok ke Morotai, Ternate, Jailolo, dan Weda.

Pada 25 Juni 2020 Kepala BPTP Maluku Utara, Dr. Abdul Wahab., SP.,MP mengikuti kegiatan panen raya padi sawah bersama Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery yang juga diikuti oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara (M. Rizal Ismail., SP., M.Si), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara (Daud., SP.,M.Si) beserta jajarannya, Kapolres Halmahera Utara (AKBP Priyo Utomo Tegu Santoso. SH, S.iK, M.Si), Dandim Dandim 1508/Tobelo (Letkol Inf Raymond Sitanggang), Kepala BPS Kabupaten Halmahera Utara (Harim Arrosid, S.ST., M.Si) serta Ketua HKTI Halmahera Utara (M. Alwi Tutupoho.,SP.,MM). Kegiatan panen raya ini dirangkai dengan dialog pertanian antara petani dengan para pejabat yang hadir.

Petani meminta dukungan terkait akses jaringan komunikasi agar informasi maupun pemasaran pertanian lebih mudah diakses. Dukungan tray/dapog transplanter juga diminta karena yang menyertai bantuan dirasakan kurang.

Terkait dengan kendala dalam manajemen pengelolaan alsintan Kepala BPTP Maluku Utara mengatakan bahwa BPTP siap membantu dalam penguatan kelembagaan pengelolaan alsintan melalui UPJA.

Panen raya dilakukan di lahan Kelompok Tani Indah dengan varietas Mekongga. Selain Mekongga di Kao Barat juga sudah ada varietas Inpari 30, Inpari 32, Inpari 36, Inpari 37, serta Inpari 42.

Hasil ubinan yang dilakukan oleh BPS Halmahera Utara untuk produktivitas lokasi panen sebesar 6,6 ton GKP dan harga beras per Kg Rp 9.500, sehingga minimal R/C ratio yang didapatkan 2,5.