JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

 

Tobelo - Perbaikan genetik sapi potong digalakkan Kementerian Pertanian mendukung program swasembada daging nasional. Embryo Transfer (ET) adalah bioteknologi maju dan progresif generasi kedua setelah inseminasi buatan (IB) untuk menghasilkan bibit unggul. Proses ET yaitu memasukan embrio ke dalam alat reproduksi sapi betina sehat (resipien) dengan bantuan alat tertentu supaya bunting. Embrio yang ditransfer ke sapi betina sehat (resipien) adalah hasil pembuahan dari spermatozoa (sperma sapi unggul) dan sel telur (sapi betina donor/sapi unggul) terjadi secara alami atau buatan yang dipanen pada umur 7 hari.

Teknologi ET telah sampai di wilayah timur Indonesia yaitu Maluku Utara. Pedet simmental hasil ET berhasil dilahirkan di Halmahera Utara, Maluku Utara tahun 2019. Bulan Juni 2020, Penampilan simmental hasil ET berumur 1 tahun menunjukkan penampilan yang outstanding (luar biasa). Hasil pengamatan menunjukan bahwa pada umur yang sama (1 tahun) bobot badan (BB) sapi hasil ET lebih berat 2x dibandingkan sapi lokal Halmahera Utara dengan BB 270 kg dibanding 140 kg.