Written by bptpmalut Hits: 182

 

 

 

  Dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah untuk memulihkan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19, serta sebagai wujud pelaksanaan amanat presiden RI melalui Kementerian Pertanian berkaitan dengan program padat karya, BPTP Balitbangtan Maluku Utara mulai melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis untuk 600 petani di Maluku Utara. Sesuai dengan perencanaan, 600 petani tersebut terbagi dalam 12 kali rangkaian Bimtek dengan 7 komoditas yaitu: buah naga, bawang merah, cengkih, pala, padi sawah, peternakan, hortikultura.

05-03-2021

    Bimbingan teknis sesi pertama dilaksanakan pada Jum’at, 05 Maret 2021. Bertempat di Aula Myristica BPTP Maluku Utara, Bimtek sesi pertama diikuti oleh peneliti-penyuluh BPTP, penyuluh BPP Oba Utara, dan 50 petani yang berasal dari Desa Kusu, Kec. Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan, Bapak Imran Jasin, SP., M. Si, yang mana dalam sambutanya disampaiakan bahwa beliau sangat mendukung adanya kegiatan Bimtek tersebut. Hal tersebut sejalan dengan adanya rencana dari pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk menjadikan Desa Kusu sebagai kampung buah naga. Maka dari itu perlu adanya pelatihan, pendampingan, maupun bentuk dukungan teknis lainya kepada petani Desa Kusu. Adapun materi Bimtek yang disampaikan adalah inovasi teknologi budidaya buah naga yang disampaikan oleh Bapak M. Seni S. Kulle, STP dan materi pasca panen & pengolahan buah naga yang disampaikan oleh Bapak Dr. Ir. M. Assagaf, M.Si. Materi yang disampaiakan tidak hanya dalam bentuk teori saja, namun juga dalam bentuk praktik langsung tentang bagaimana cara penanaman & perawatan buah naga. Pada praktik pengolahan buah naga, peserta sangat bersemangat untuk membuat selai buah naga dan mie yang berbahan baku buah naga.

09-03-2021

    Bimbingan teknis sesi kedua merupakan lanjutan dari Bimtek sesi pertama. Kegiatan Bimtek dibuka secara langsung oleh Kepala BPTP Maluku Utara, Dr. Abdul Wahab, SP., MP. Dalam sambutanya diungkapkan bahwa Bimtek yang diadakan BPTP Maluku Utara merupakan salah satu instruksi presiden RI kepada Menteri Pertanian untuk melaksankan kegiatan padat karya dalam mendukung percepatan diseminasi inovasi teknologi pertanian dari kementerian pertanian, khususnya Lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

    Materi bimtek yang disampaikan masih sama yaitu tentang inovasi teknologi budidaya & pasca panen buah naga.Peserta Bimtek sesi kedua diikuti oleh 50 orang petani dari Desa Kusu. Antusias peserta Bimtek cukup tinggi saat mengikuti penyampaian materi dengan praktik berkaitan dengan  penanaman & pemeliharaan tanaman buah naga. Untuk praktik pengolahan buah naga pada bimtek sesi kedua, produk yang dibuat adalah puding buah naga, dimana produk ini cukup mudah dibuat dan bahan-bahanya cukup mudah didapatkan. Pada kesempatan tersbut masing-masing peserta mendapat 2 stek batang buah naga untuk ditanam dirumah masing-masing. Harapanya dari 2 stek tersebut dapat berkembang dan menghasilkan buah yang optimal.

10-03-2021

    Masih pada komoditas buah naga, Bimtek sesi ketiga dilaksanakan di aula Myristica BPTP Maluku Utara. Bimtek sesi ketiga diikuti oleh 52 orang dari Desa Kusu. Pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara, Bapak M. Rizal Ismail, SP., M. Si. Dalam sambutnya, beliau mengungkapkan bahwa demi mewujudkan kampung buah naga, perlu melibatkan stakeholder terkait agar kegiatan berjalan bersinergi. Terciptanya kampung buah naga perlu dibarengi dengan peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Kusu. Tak hanya menjadi kampung buah naga, Desa Kusu mempunyai potensi sebagai Agroekowisata buah naga di Kota Tidore Kepulauan. Maka dari itu Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara siap mendukung sekaligus bekerjasama dengan BPTP Maluku Utara dan stakeholder terkait demi mewujudkan hal tersebut.

    Penyampaian materi bimtek diikuti dengan baik oleh peserta, baik saat penyampaian materi secara teori maupun saat praktik budidaya buah naga yang disampaikan oleh Bapak M. Seni S. Kulle, STP. Tak kalah menariknya dari materi budidaya budidaya, materi pasca panen buah naga yang disampaikan oleh Bapak Dr. Ir. M. Assagaf, M. Si., juga mendapat perhatian yang cukup tinggi dari peserta bimtek. Peserta bimtek sangat antusias ketika mengikuti materi praktik pembuatan puding buah naga. Menurutnya produk tersebut cukup mudah dibuat dan tidak memerlukan biaya yang banyak. Salah satu peserta bimtek, Hamsa Kadir mengungkapkan bahwa ia merasa senang bisa berpartisipasi pada Bimtek yang diselenggarakan BPTP Maluku Utara. Menurutnya dengan adanya kegiatan dapat menambah ilmu dan wawasan baru untuk melakukan budidaya maupun mengolah buah naga. Ia mengharapkan bahwa BPTP Maluku Utara dapat melaksanakan bimtek-bimtek lain untuk menambah ilmu dan wawasan petani diera modern saat ini.